-->

Inilah 7 Pekerjaan Yang Dapat Meningkatkan Resiko Kanker


1. Pekerja Konstruksi
 
Salah satu tipe kanker yang paling umum dialami pekerja konstruksi adalah kanker kulit. Terpapar sinar matahari dalam waktu lama bisa merusak kulit dan meningkatkan resiko kanker. Tipe kanker lainnya adalah Mesothelomia atau kanker yang berdampak pada paru-paru juga merupakan tipe kanker umum bagi pekerja konstruksi. Ini disebabkan karena menghirup asbes, biasanya terjadi pada pekerja industri di bidang asbes.

2. Pekerja Pabrik Karet

Pekerja pabrik karet berisiko terkena kanker perut, paru-paru dan kandung kemih karena banyak terekspos bahan kimia, uap kimia, debu, hingga produk sampingan lainnya. Menurut laporan yang dikembangkan oleh Center For Disease Control and Prevention, orang yang bekerja di industri ini juga rentan terhadap leukimia dan limfoma. Hal ini disebabkan oleh penyerapan karsinogen melalui kulit yang mempengaruhi individu pada tingkat sel.

3. Petani

Menurut sebuah studi yang meneliti dampak pertanian terhadap resiko perkembangan kanker pada wanita, pekerjaan dibidang agrikultur memiliki resiko kanker 35% lebih tinggi. Prevalensi kanker paru-paru karena paparan knalpot mesin, pestisida, pupuk, dan elemen kimia lainnya yang berlebih juga meningkatkan risiko limfoma, leukimia, dan beberapa kanker lainnya.

4. Penata Rambut

Menurut National Cancer Institute, individu yang bekerja di industri tata rambut terlalu banyak terekspos bahan kimia dari  pewarna rambut. kondisi ini pada jangka panjang bisa memicu kanker kandung kemih, laring dan paru-paru.

5. Industri Kecantikan

Sejumlah studi dan laporan menemukan risiko kanker pada para pekerja di industri kecantikan, seperti pekerja manicure dan pedicure. Limfoma dan mieloma adalah jenis kanker paling umum yang dialami oleh pekerja di bidang ini. Hal itu disebabkan paparan bahan kimia berlebih dari produk yang digunakan untuk mengecat, membersihkan, dan menguatkan kuku. Formalin dan titanium dioksida yang digunakan untuk kutek dan serbuk yang terhirup juga bisa menurunkan imunitas seseorang.

6. Kru Penerbangan

 Paparan sinar ultaviolet dan radiasi kosmik berlebih bisa menjadi penyebab kanker pada individu yang bekerja di ketinggian, seperti kru penerbangan. Tipe kanker paling umum yang dilaporkan adalah kanker kulit, yang berkembang sebagai mutasi sel pembawa pigmen kulit.

7. Pekerja Shift

Orang-orang yang bekerja di shift malam memiliki risiko pengembangan kanker karena gangguan yang disebabkan oleh ritme sirkadian. Ketika bekerja pada shift malam, siklus tidur tubuh dan fungsi normal tubuh kita terganggu. Kondisi ini meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita dan resiko kanker paru-paru pada pria serta peningkatan risiko kematian akibat sakit jantung dan penyakit pembuluh darah. Menurut American Cancer Society, rasio kanker karena tempat tempat kerja menurun pada beberapa dekade terakhir. Meski begitu, jika kamu merasa pekerjaanmu saat ini berisiko meningkatkan risiko penyakit, konsultasikanlah keoda dokter untuk memeriksa kondisimu.