Taksonomi dan Klasifikasi Organisme

Add caption
Istilah taksonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu taxis yang berarti susunan dan nomos yang berarti hukum. Jadi secara umum berarti penyusunan yang teratur dan bernoma mengenai organisme-organisme kedalam kelompok-kelompok yang tepat dengan menggunakan nama-nama yang sesuai dan benar. Istilah ini diusulkan pertama kali oleh Condolle pada tahun 1813 untuk klasifikasi tumbuh-tumbuhan.
Identifikasi, deskripsi, pengumpulan data tentang contoh organisme yang diamati atau diselidiki juga penelaahan pustaka mengenai organisme tersebut seperti: ekologi, adaptasi, distribusi termasuk dalam kegiatan yang dilakukan oleh seorang taksonom.
Sesungguhnya, taksonomi sebagian besar berpijak pada persamaan ciri atau jenis organisme (misalnya serangga). Organisme yang memiliki ciri yang sama dimasukkan ke dalam kelompok yang sama, jadi dalam hal ini kita melakukan klasifikasi.
Beberapa Istilah dalam Taksonomi dan Klasifikasi
a) Spesies
Spesies adalah kelompok dari populasi alamiah yang secara potensial melakukan pembiakan antar populasi itu dan secara reproduktif terisolasi dari kelompok lain.
b) Genus
Genus adalah suatu kategori taksonomi satu tingkat lebih tinggi dari spesies dan meliputi satu atau lebih kelompok spesies menurut perkiraan berpangkat pada filogenetis yang sama. Nama genus mengandung pengertian adanya kelompok dari spesies yang mempunyai hubungan dekat, sedangkan spesies lebih tegas lagi yaitu menunjukkan hanya satu untuk satu bentuk saja. Selain itu, pada spesies isolasi reproduktif merupakan syarat objektif untuk kedudukannya, sedangkan pada genus persyaratan demikian tidak ada.
c) Famili
Famili merupakan kategori taksonomi yang didalamnya terdiri atas beberapa genus yang secara filogenetis terpisah dalam famili lainnya oleh adanya peluang yang ditentukan. Daerah penyebaran famili di seluruh dunia, sedangkan penyebaran genus terbatas pada bagian dunia yang berdekatan saja.
d) Ordo, Kelas, dan Filum
Ordo, kelas dan filum kategori taksonomi yang lebih tinggi setelah famili. Kategori yang lebih tinggi ini merupakan kategori kolektif yang bertujuan untuk mengelompokkan sehingga mempermudah dalam pemberian nama. Dengan demikian akhirnya cepat dapat dipahami. Ordo, kelas dan filum ini umumnya merupakan kategori yang lebih mantap di dalam kategori taksonomi.
Hierarki Taksonomi
Pada dasarnya kategori klasifikasi untuk satwa jika diurut dari yang paling tinggi berturut-turut yaitu kingdom, filum, kelas, ordo, famili, genus dan spesies. Dalam beberapa hal, kategori dasar ini dibagi lebih lanjut dengan menggunakan awalan super dan sub. Misalnya: pada ordo Coleoptera terdapat pembagian ke dalam sub ordo adhepaga dan sub ordo Polyphaga.
Hierarki taksonomi yang sering dipakai, yaitu: Kingdom, Filum, Subfilum, Superkelas, Kelas, Subkelas, Superordo, Ordo, Subordo, Superfamili, subfamili, Genus, Subgenus, Spesies, dan Subspesies. Selain itu juga dikenal beberapa kategori lain seperti infrakelas, cohort, divisi dan seri akan tetapi kategori ini jarang dipakai.

No comments:
Write komentar

Silahkan tinggalkan komentar dansaran anda kami akan segera membalasas komentar anda dengan senang :) :)